Jumat, 19 Februari 2010

Pengertian Guru

1. Definisi Guru menurut asal kata
Guru (Sanskerta: गुरु ; Guru) adalah sebuah istilah dalam bahasa Sanskerta yang berarti pengajar atau pemimpin keagamaan maupun spiritual, dan biasanya digunakan dalam agama Hindu, Buddha dan Sikh, dan juga dalam beberapa gerakan keagamaan baru. Dalam agama dharma, guru dipandang sebagai pemimpin suci yang memberi kebijakan dan pedoman, dan menemukan guru sejati seringkali menjadi syarat mutlak bagi orang yang ingin mencapai pencerahan.
"Guru" dalam bahasa Sanskerta juga merujuk kepada Wrehaspati (Sanskerta: Brihaspati), figur suci dalam agama Hindu. Dalam mitologi Hindu, Wrehaspati merupakan guru para dewa. Dalam beberapa bahasa di India, seperti misalnya bahasa Hindi, hari Kamis juga disebut Brihaspativār atau Guruvār (vār berarti hari dalam pekan).
Di India dan Indonesia, kata "guru" diartikan sebagai "pengajar", istilah ini juga digunakan oleh murid di sekolah. Selanjutnya, dalam arti kiasan menurut Dunia Barat, guru merujuk kepada seseorang yang berkuasa karena pengetahuan/kepandaiannya dalam hal-hal duniawi.

Guru dari bahasa Sansekerta guru yang juga berarti guru, tetapi artinya harafiahnya adalah “berat” adalah seorang pengajar suatu ilmu.
Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
McLeod, (1989) berasumsi guru adalah seseorang yang pekerjaanya mengajar orang lain. Kata mengajar dapat kita tapsirkan misalnya :
1. Menularkan pengetahuan dan kebudayaan kepada orang lain (bersifat kognitip).
2. Melatih ketrampilan jasmani kepada orang lain (psikomotorik)
3. Menanamkan nilai dan keyakinan kepada orang lain (afektip)
Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.
Jadi pengertian guru adalah tenaga pendidik yang pekerjaanya utamanya mengajar (UUSPN tahun 1989 Bab VII pasal 27 ayat 3)
Selain siswa, faktor penting dalam proses belajar mengajar adalah guru. Guru sangat berperan penting dalam menciptakan kelas yang komunikatif. Breen dan Candlin dalam Nunan(1989:87) mengatakan bahwa peran guru adalah sebagai fasilitator dalam proses yang komunikatif, bertindak sebagai partisipan, dan yang ketiga bertindak sebagai pengamat.
Menurut tinjauan psikologi,kepribadian berarti sipat hakiki individu yang tercermin pada sikap dan perbuatanya yang membedakan dirinya dari yang lain. McLeod (1989) mengartikan kepribadian (personality) sebagai sipat yang khas yang dimiliki oleh seseorang. Dalam hal ini kepribadian adalah karakter atau identitas.

2. Definisi Guru secara umum
Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru. Beberapa istilah yang juga menggambarkan peran guru, antara lain:
• Dosen
• Mentor
• Tutor
3. Dengertian secara khusus
Dalam agama Hindu, guru merupakan simbol bagi suatu tempat suci yang berisi ilmu (vidya) dan juga pembagi ilmu. Seorang guru adalah pemandu spiritual/kejiwaan murid-muridnya.
Dalam agama Buddha, guru adalah orang yang memandu muridnya dalam jalan menuju kebenaran. Murid seorang guru memandang gurunya sebagai jelmaan Buddha atau Bodhisattva.
Dalam agama Sikh, guru mempunyai makna yang mirip dengan agama Hindu dan Buddha, namun posisinya lebih penting lagi, karena salah satu inti ajaran agama Sikh adalah kepercayaan terhadap ajaran Sepuluh Guru Sikh. Hanya ada sepuluh Guru dalam agama Sikh, dan Guru pertama, Guru Nanak Dev, adalah pendiri agama ini.

4. Definisi Guru menurut Agama Islam
Dalam Bahasa Arab istilah yang mengacu kepada pengertian Guru lebih anyak lagi seperti al-alim (jamaknya ulama) atau al-mu’alim, yang berarti orang yang mengetahui dan banyak digunakan para ulama ahli pendidikan untuk menunjuk pada hati Guru.
Selain itu ada pula sebagian ulama yang menggunakan istilah al-mudarris untuk arti orang yang mengajar atau oaring yang memberi pelajaran. Selain itu terdapat pula istilah ustadz utuk menunjuk kepada arti Guru yang khusus mengajar bidang pengetahuan agama Islam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar